[NEW] Impartner Raises $50M to Accelerate Growth | prm ipo – POLLICELEE

prm ipo: นี่คือโพสต์ที่เกี่ยวข้องกับหัวข้อนี้

Funding to extend Impartner’s leadership in channel technology which enables companies to scale, grow and optimize indirect sales

SALT LAKE CITY, Oct. 13, 2021 /CNW/ — Impartner, the global pure-play leader in SaaS-based channel management and Partner Relationship Management (PRM), today announced it has raised $50 million in funding. Brighton Park Capital (“Brighton Park”), a growth equity investment firm that specializes in partnering with growth-stage software, healthcare and tech-enabled services businesses, led the round with participation from existing investors Savant Growth, Emergence and Golub Capital. The investment, which brings Impartner’s total funding to date to over $113 million, will capitalize on Impartner’s growth initiatives by accelerating the company’s aggressive roadmap, bolstering sales and marketing resources, and expanding customer success initiatives to support the company’s growing global customer base.

IChannel management technology leader Impartner raises $50M to accelerate growth. Brighton Park Capital led the round with participation from existing investors Savant Growth, Emergence and Golub Capital. Impartner CEO Joe Wang: “The channel has never been more important as companies worldwide shift from resiliency to scalability.”

This latest round of investment follows Impartner’s rapid year-over-year revenue growth as the pure-play channel management technology market leader. Impartner has recently been named a leader in the “The Forrester Wave™: Partner Relationship Management, Q4 2020,” a G2 Crowd PRM leader for four consecutive quarters, the global winner in Research In Action’s Vendor Selection Matrix for Partner Relationship Management (PRM) and for Channel Marketing and Enablement (CME), and won numerous national and international awards. Impartner customers, who range from SMBs to Fortune 50 across multiple verticals, see tremendous value from the use of Impartner’s platform, including an average of 32 percent growth in channel revenue and a 29 percent reduction in administrative costs in the first year of use alone.

“Technologies that enable companies to optimize the partner experience, automate the operational basics of their channel and accelerate indirect revenue, are table stakes for running a channel effectively,” said Jeff Machlin, Partner at Brighton Park. “Impartner is a proven leader in the space, delivering a unique turnkey solution that enhances revenue, decreases costs, and most importantly provides the visibility and analytics that companies need to maximize their channel investment. We are thrilled to partner with Joe and his growing team, and excited to support the company as it continues on its impressive growth trajectory.”

“We are proud of our success in leading the channel management technology market and honored by the confidence that Brighton Park and our existing investors have in Impartner – and we’re only just getting started,” said Joe Wang, Impartner CEO. “As companies worldwide shift from resiliency to scalability, the channel has never been more important. We are confident we have the technology, team and investment partners to continue to transform how companies worldwide manage their distributors, resellers, OEM partners and other indirect sales channels.”

The funding round follows several exciting announcements from Impartner. Recent groundbreaking product releases include Impartner PXTM Partner Experience, a lightning-fast, modern, consumerized interface designed from ground up to delight partners and accelerate indirect sales; Journey Builder, which helps companies choreograph the perfect partner journey; and Program Compliance Manager, which helps solve the No. 2 problem facing channel chiefs — managing program compliance.

“We’re doubling down on our original investment because we’ve seen firsthand the results the Impartner platform has on accelerating indirect revenue for a broad array of enterprise customers,” said Savant Growth Founder & Managing Partner Eric Filipek, who led the original acquisition of Treehouse, now Impartner. “Building and scaling a direct sales organization is expensive and increasingly difficult. The channel software market is hitting a major inflection point, partially driven by the pandemic, as companies look to optimize customer acquisition costs with more leveraged go-to-market models.”

To learn more about how Impartner helps corporations from the smallest to the largest enterprises like Honeywell, Qualtrics and Vertiv grow their channel revenue, click here.

About Impartner

Impartner is the fastest-growing, most award-winning provider of channel management technologies, including its flagship Partner Relationship Management (PRM) and Through Channel Marketing Automation (TCMA) solutions, which help companies worldwide manage their partner relationships, drive demand through partners and accelerate revenue and profitability through indirect sales channels. For more information on Impartner, which is based in Utah’s tech hotbed, the Silicon Slopes, visit impartner.com.

About Brighton Park Capital

Brighton Park is a Greenwich, CT-based investment firm that specializes in software, healthcare, and technology-enabled services. The firm invests in companies that provide highly innovative solutions in partnership with great management teams. Brighton Park brings purpose-built value-add capabilities that match the unique requirements of each of its companies. For more information about Brighton Park, please visit www.bpc.com.

Impartner Contact:
Kerry Desberg
Impartner
kerry.desberg@impartner.com

Brighton Park Capital Contact:
Jenny Gore/Julie Rudnick
Sard Verbinnen & Co
BrightonPark-SVC@sardverb.com

Impartner is a leader in Saas-based Partner Relationship Management solutions. (PRNewsFoto/Impartner) (PRNewsfoto/Impartner)

Cision

View original content to download multimedia:https://www.prnewswire.com/news-releases/impartner-raises-50m-to-accelerate-growth-301399071.html

SOURCE Impartner

Cision

View original content to download multimedia: http://www.newswire.ca/en/releases/archive/October2021/13/c7648.html

[Update] Bursa Hong Kong Kini Jadi Pusat IPO Favorit Dunia | prm ipo – POLLICELEE

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Hong Kong menjadi tempat yang digemari perusahaan-perusahaan yang hendak melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offerings/ IPO) oleh perusahaan-perusahaan terbesar dunia.

Ketika pasar AS menanti-nantikan IPO Uber dan Airbnb, di Hong Kong ada tiga perusahaan China yang termasuk dalam daftar 20 perusahaan internet terbesar dunia, yang diperkirakan untuk melakukan IPO tahun ini dengan nilai kesepakatan lebih dari US$5 miliar (Rp 70,6 triliun). Ketiga perusahaan itu adalah Xiaomi, yang dikenal sebagai Apple-nya China; Meituan-Dianping, operator situs yang mirip dengan Groupon dan Yelp di China; dan Didi Chuxing, perusahaan yang membeli bisnis Uber di China.

Perusahaan infrastruktur ponsel seluler milik negara, China Tower, dan Sinopec Marketing, spin-off dari bisnis bahan bakar ritel China, Petroleum & Chemical, juga diperkirakan akan melakukan penawaran yang masing-masingnya bernilai lebih dari US$5 miliar tahun ini, menurut Renaissance Capital, dilansir dari CNBC International.

Hong Kong secara “sempurna diposisikan untuk memberikan titik akses yang efektif” ke salah satu wilayah yang paling cepat berkembang di dunia, kata Andy Nybo, direktur di lembaga Konsultasi Internasional Burton-Taylor, yang melakukan riset pasar keuangan. Ia menunjukkan bahwa bekas koloni Ingggris itu telah mengembangkan pasar keuangan dan ekonomi, dan menyediakan akses bagi investor internasional ke pasar China daratan melalui program “hubungan saham/ stock connect.”

Tahun lalu, pendapatan bursa Hong Kong melonjak hingga lebih dari 18%, menurut laporan Burton-Taylor. Kenaikan tersebut lebih besar dari pertumbuhan pendapatan 6,6% Nasdaq dan pertumbuhan 2,9% ICE, pemilik Bursa Saham New York.

Perkembangan pasar modal Hong Kong juga terjadi karena investor institusional Barat semakin tertarik pada peluang internasional, dan Beijing nampaknya akan membuka pasar keuangannya untuk investor asing.

“Secara umum, ada persaingan sengit untuk modal,” kata Sebastien Lieblich, managing director dan pimpinan global solusi ekuitas di MSCI.

“Hal ini jelas dilihat sebagai sebuah insentif bagi pasar, regulator, dan pasar ekuitas untuk membangun bursa mereka. “Pasar akan menjadi lebih dan lebih mendunia. Pasar negara berkembang menyadari mereka dapat menarik uang-uang itu,” katanya, dilansir dari CNBC International.

Indeks raksasa MSCI pada hari Rabu (20/6/2018) mengumumkan akan menyertakan Arab Saudi di indeks acuan pasar negara berkembangnya, yang memperoleh lebih dari US$1,9 trilun aset global. MSCI juga mengkelompokkan ulang Argentina ke dalam status pasar negara berkembang.

Tahun lalu MSCI menerima masuknya beberapa saham kelas A yang diperdagangkan di China. Sebagian dari saham tersebut sudah resmi diperdagangkan sejak tiga minggu lalu.

Di China daratan, beberapa kebijakan baru juga diperkirakan dapat menaikkan arus modal masuk.

Bursa Saham Hong Kong menerapkan aturan baru di bulan April yang mengizinkan perusahaan bioteknologi yang tidak memiliki pendapatan atau laba mendaftar IPO. Beijing juga merilis program China Depositary Receipt yang memungkinkan raksasa teknologi China yang terdaftar di Hong Kong atau di AS untuk melakukan dua penawaran saham di daratan utama China.

Namun, dominasi AS di pasar IPO global belum terkalahkan, di mana menurut data Renaissance Capital hingga 13 Juni, bursa saham AS telah meraih paling banyak perusahaan melantai. Dari sisi dana yang berhasil dikumpulkan (dalam denominasi dolar AS), bursa saham AS juga menjadi yang terdepan dengan nilai US$22,8 miliar.

AS disusul oleh China dengan nilai IPO US$10,7 miliar dan Jerman dan Hong Kong dengan masing-masing US$7,5 miliar dan US$3,3 miliar.

Akan ada lebih banyak listing dari perusahaan AS. Perusahaan survei online SurveyMonkey pada hari Senin mengatakan telah secara rahasia mendaftar untuk IPO melalui perusahaan induknya, SVMK.

Penawaran publik lainnya yang diperkirakan dilakukan tahun ini termasuk dari perusahaan sistem speaker Sonos, perusahaan pinjaman pribadi SoFi, platform layanan pengembangan rumah Houzz, dan startup ruang kantor WeWork, menurut Kathleen Smith, kepala di Renaissance Capital dan manajer IPO ETF.

Selain itu, perusahaan China masih sering melakukan IPO di New York sebagai simbol status yang membantu mereka mendapatkan pengakuan merek di kalangan investor internasional. Sepuluh dari 80 penawaran umum di bursa AS tahun ini, hingga 13 Juni, dilakukan oleh perusahaan China, kata Smith.

“Kami telah menjadi penerima manfaat dari pertumbuhan yang tertunda di bursa [China] ini,” katanya. Namun, Hong Kong telah bergeser jauh dari IPO perusahaan milik negara ke perusahaan teknologi tinggi, dan pasar daratan utama China perlahan-lahan ditinggalkan.

“Hong Kong dan China, keduanya bisa menjadi pasar penerbitan terbesar untuk IPO pada akhirnya,” katanya.

(prm)

Bursa saham Hong Kong menjadi tempat yang digemari perusahaan-perusahaan yang hendak melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offerings/ IPO) oleh perusahaan-perusahaan terbesar dunia.Ketika pasar AS menanti-nantikan IPO Uber dan Airbnb, di Hong Kong ada tiga perusahaan China yang termasuk dalam daftar 20 perusahaan internet terbesar dunia, yang diperkirakan untuk melakukan IPO tahun ini dengan nilai kesepakatan lebih dari US$5 miliar (Rp 70,6 triliun). Ketiga perusahaan itu adalah Xiaomi, yang dikenal sebagai Apple-nya China; Meituan-Dianping, operator situs yang mirip dengan Groupon dan Yelp di China; dan Didi Chuxing, perusahaan yang membeli bisnis Uber di China.Perusahaan infrastruktur ponsel seluler milik negara, China Tower, dan Sinopec Marketing, spin-off dari bisnis bahan bakar ritel China, Petroleum & Chemical, juga diperkirakan akan melakukan penawaran yang masing-masingnya bernilai lebih dari US$5 miliar tahun ini, menurut Renaissance Capital, dilansir dari CNBC International.Hong Kong secara “sempurna diposisikan untuk memberikan titik akses yang efektif” ke salah satu wilayah yang paling cepat berkembang di dunia, kata Andy Nybo, direktur di lembaga Konsultasi Internasional Burton-Taylor, yang melakukan riset pasar keuangan. Ia menunjukkan bahwa bekas koloni Ingggris itu telah mengembangkan pasar keuangan dan ekonomi, dan menyediakan akses bagi investor internasional ke pasar China daratan melalui program “hubungan saham/ stock connect.”Tahun lalu, pendapatan bursa Hong Kong melonjak hingga lebih dari 18%, menurut laporan Burton-Taylor. Kenaikan tersebut lebih besar dari pertumbuhan pendapatan 6,6% Nasdaq dan pertumbuhan 2,9% ICE, pemilik Bursa Saham New York.Perkembangan pasar modal Hong Kong juga terjadi karena investor institusional Barat semakin tertarik pada peluang internasional, dan Beijing nampaknya akan membuka pasar keuangannya untuk investor asing.”Secara umum, ada persaingan sengit untuk modal,” kata Sebastien Lieblich, managing director dan pimpinan global solusi ekuitas di MSCI.”Hal ini jelas dilihat sebagai sebuah insentif bagi pasar, regulator, dan pasar ekuitas untuk membangun bursa mereka. “Pasar akan menjadi lebih dan lebih mendunia. Pasar negara berkembang menyadari mereka dapat menarik uang-uang itu,” katanya, dilansir dari CNBC International.Indeks raksasa MSCI pada hari Rabu (20/6/2018) mengumumkan akan menyertakan Arab Saudi di indeks acuan pasar negara berkembangnya, yang memperoleh lebih dari US$1,9 trilun aset global. MSCI juga mengkelompokkan ulang Argentina ke dalam status pasar negara berkembang.Tahun lalu MSCI menerima masuknya beberapa saham kelas A yang diperdagangkan di China. Sebagian dari saham tersebut sudah resmi diperdagangkan sejak tiga minggu lalu.Di China daratan, beberapa kebijakan baru juga diperkirakan dapat menaikkan arus modal masuk.Bursa Saham Hong Kong menerapkan aturan baru di bulan April yang mengizinkan perusahaan bioteknologi yang tidak memiliki pendapatan atau laba mendaftar IPO. Beijing juga merilis program China Depositary Receipt yang memungkinkan raksasa teknologi China yang terdaftar di Hong Kong atau di AS untuk melakukan dua penawaran saham di daratan utama China.Namun, dominasi AS di pasar IPO global belum terkalahkan, di mana menurut data Renaissance Capital hingga 13 Juni, bursa saham AS telah meraih paling banyak perusahaan melantai. Dari sisi dana yang berhasil dikumpulkan (dalam denominasi dolar AS), bursa saham AS juga menjadi yang terdepan dengan nilai US$22,8 miliar.AS disusul oleh China dengan nilai IPO US$10,7 miliar dan Jerman dan Hong Kong dengan masing-masing US$7,5 miliar dan US$3,3 miliar.Akan ada lebih banyak listing dari perusahaan AS. Perusahaan survei online SurveyMonkey pada hari Senin mengatakan telah secara rahasia mendaftar untuk IPO melalui perusahaan induknya, SVMK.Penawaran publik lainnya yang diperkirakan dilakukan tahun ini termasuk dari perusahaan sistem speaker Sonos, perusahaan pinjaman pribadi SoFi, platform layanan pengembangan rumah Houzz, dan startup ruang kantor WeWork, menurut Kathleen Smith, kepala di Renaissance Capital dan manajer IPO ETF.Selain itu, perusahaan China masih sering melakukan IPO di New York sebagai simbol status yang membantu mereka mendapatkan pengakuan merek di kalangan investor internasional. Sepuluh dari 80 penawaran umum di bursa AS tahun ini, hingga 13 Juni, dilakukan oleh perusahaan China, kata Smith.”Kami telah menjadi penerima manfaat dari pertumbuhan yang tertunda di bursa [China] ini,” katanya. Namun, Hong Kong telah bergeser jauh dari IPO perusahaan milik negara ke perusahaan teknologi tinggi, dan pasar daratan utama China perlahan-lahan ditinggalkan.”Hong Kong dan China, keduanya bisa menjadi pasar penerbitan terbesar untuk IPO pada akhirnya,” katanya.


So sánh Galaxy S21 Ultra và iPhone 12 Pro Max – Kẻ chiến bại là ai?


So sánh Galaxy S21 Ultra và iPhone 12 Pro Max Kẻ chiến bại là ai?
Techmag so sánh 2 siêu phẩm hàng đầu của Samsung và Apple
TechMag GalaxyS21 iPhone12ProMax
😘 Follow tụi mình tại:
🔰 Hoàng Đặng : https://fb.com/kitingheo.pro
🔰 Ngọc Lushi : https://fb.com/ngoclushi6596
🔰 Thành Phúc : https://fb.com/thanhphuc95
🔰 Hiển Nguyễn : https://fb.com/hien.oofmedia
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
⭐ GIAO LƯU ĐẶT CÂU HỎI LIÊN HỆ TECHMAG TẠI ⭐:
►Youtube: http://youtube.com/c/techmagvietnamtm
►Website: http://www.techmag.vn
►Cộng đồng: https://fb.com/groups/CongdongTechmag
►Fanpage: https://www.facebook.com/techmagvietnam
TechMag Vietnam Kênh Review, đánh giá các sản phẩm công nghệ, đánh giá điện thoại, đánh giá laptop, máy tính, phụ kiện, thiết bị điện tử gia dụng… Bình luận, phân tích thị trường công nghệ. Truyền tải nhưng thông tin công nghệ, kiến thức công nghệ hữu ích. Cập nhật tin tức công nghệ nhanh chóng. Chuyên sản xuất những viral video xoay quanh lĩnh vực công nghệ mang tính vui nhộn, giải trí trên nền tảng Youtube.
Tạp chí công nghệ Việt Nam

© Bản quyền thuộc về TechMag Vietnam
© Copyright by TechMag Vietnam Channel ☞ Do not Reup

นอกจากการดูบทความนี้แล้ว คุณยังสามารถดูข้อมูลที่เป็นประโยชน์อื่นๆ อีกมากมายที่เราให้ไว้ที่นี่: ดูความรู้เพิ่มเติมที่นี่

So sánh Galaxy S21 Ultra và iPhone 12 Pro Max - Kẻ chiến bại là ai?

Mở hộp iPhone 12 Pro đủ 4 màu: trắng đẹp nhất


Trái ngược với lùm xùm về màu sắc của phiên bản iPhone 12 viền nhôm thì những chiếc iPhone 12 Pro viền thép tới tay người dùng đẹp bằng thậm chí là hơn so với những hình ảnh quảng cáo từ Apple. Mời các bạn cùng xem video.
Bài viết chi tiết: https://tinhte.vn/t/3213306
Tải app Tinhte, cập nhật thông tin, kết nối với cộng đồng công nghệ http://bit.ly/tinhteapp
Đăng ký theo dõi hệ thống kênh youtube của Tinh Tế
Xe Tinh tế: https://tinhte.vn/s/tSMH6W/
Audio Tinh tế: https://tinhte.vn/s/E01pdA/
Camera Tinh tế: https://tinhte.vn/s/e6Saw4/
Theo dõi Tinh Tế qua các mạng xã hội sau:
Diễn đàn: http://www.tinhte.vn
Facebook: https://www.facebook.com/tinhte
Instagram: https://www.instagram.com/tinhte_official/
Twitter: https://twitter.com/tinhtefan

Mở hộp iPhone 12 Pro đủ 4 màu: trắng đẹp nhất

Airpod Pro: Hướng dẫn cài đặt kết nối và thao tác sử dụng tai nghe Bluetooth Apple AirPods Pro


Airpod Pro: Hướng dẫn cách kiểm tra Check số seri tai nghe Bluetooth Apple AirPods Pro
AirPods Pro sở hữu thiết kế nhỏ gọn, trọng lượng 5.4 gram
Âm thanh trên Apple Airpods Pro rõ nét với công nghệ khử tiếng ồn chủ động
Công nghệ Adaptive EQ cùng chip H1 giúp tùy chỉnh âm thanh
Dung lượng pin lớn lên đến 5 giờ sử dụng
Cảm biến lực giúp kiểm soát trên tai nghe cùng nhiều tính năng nâng cao

Airpod Pro: Hướng dẫn cài đặt kết nối và thao tác sử dụng tai nghe Bluetooth Apple AirPods Pro

iPhone 12 Pro max hàng singapore khách thích hơn hàng mỹ


Năm nay iPhone 12 pro max hàng singapore khách lại thích hơn hàng mỹ, HAISP có đủ các mã iPhone 12 mini, iphone pro và iPad pro new cũng như tất các sản phẩm của Apple nhé
website bán đồ nghề https://linhkientot.net/
website chuyên hàng công nghệ https://hangchatgiare.com/
https://www.facebook.com/HaispSmartphone
haispstore linhkientotnhatrang hangchatgiare
tư vấn mua đồ nghề 0905050501 Mr Hải, báo giá linh kiện 0982134567 Mr Tú

iPhone 12 Pro max hàng singapore khách thích hơn hàng mỹ

Pi network VTV1 Tin vui cho bà con ai đá đầu pi chúc bà thành công pi MaiNet %100


Pi network VTV1 Tin vui cho bà con ai đá đầu pi chúc bà thành công pi MaiNet %100

นอกจากการดูบทความนี้แล้ว คุณยังสามารถดูข้อมูลที่เป็นประโยชน์อื่นๆ อีกมากมายที่เราให้ไว้ที่นี่: ดูวิธีอื่นๆGeneral news

ขอบคุณที่รับชมกระทู้ครับ prm ipo

Leave a Comment